TV Kabel

Betapapun ku-ragukan kemampuan mata manusia me-nembus kabut seperti ini, yang mampu menahan tembusnya cahaya maupun kegelapan malam. Ini berarti, seperti juga diriku sekarang, ia mengandalkan pendengaran. Apa yang tidak terlihat oleh mata, memang kemungkinan besar dapat didengar oleh telinga yang tajam, tetapi betapapun hanya ilmu pendengar-an, jika ia memilikinya, yang akan memberitahukan keberadaan diriku TV Kabel.
Aku segera memejamkan mata dan memasang ilmu pendengaran Mende-ngar Semut Berbisik di Dalam Liang agar mengetahui kedudukannya dengan tepat, dan siap menanggapi dengan Ju-rus Tanpa Bentuk jika pemegang kedua pedang itu tiba-tiba menyerang. Segera tampak dalam pandangan mataku yang terpejam garis cahaya kehijauan membentuk sesosok tubuh dengan tangan memegang dua pedang.
Ia memang masih memegang kedua pedang itu dan tidak menyarungkannya. Ia mengangkat kedua pedang satu demi satu ke dekat mulutnya, yang segera meniup pedang itu. Kulihat dalam pandangan yang terbentuk oleh telingaku, cairan kehijauan tertiup lepas ke udara. Itulah darah para korban yang bergelimang pada pedang tersebut. Sekali tiup segera terbang ke udara bagaikan air hujan yang tak mampu menembus la-pisan beludru dedaunan, dan meng-gelinding ke bumi tanpa membasahi-nya. Hanya saja darah ini tertiup ke atas jurang tidak tahu jatuh di mana karena segera lenyap di balik kabut.
Setelah kedua pedang tersebut bersih kembali, ia pun ternyata belum me-nyarungkannya juga. Mungkinkah ia mengetahui keberadaan diriku dan menyerangku?
Ia tidak menyerangku, hanya berbi-cara sendirian, seperti kepada dirinya sendiri. Seorang awam mengembara terutama karena pemujaan terhadap perjalanan dan pengembaraan itu sendiri, sedangkan seorang pendekar mengembara terutama demi perburuan ilmu, tepatnya pencapaian kesempurnaan dalam ilmu silat, dengan mencari guru-guru ternama untuk belajar maupun para pendekar ternama untuk bertarung. Maka jika bagi seorang pengembara awam tiadalah ada bedanya ke mana pun kaki melangkah, bagi seorang pendekar suatu pengembaraan haruslah mencapai tujuan dalam pencarian keilmuan demi pencapaian kesempurnaan. Perbedaan ini membuat bagi para pengembara awam tiada masalah apakah tempat yang dilaluinya itu sunyi atau hiruk pikuk penuh keramaian, mereka sanggup bekerja apa pun di mana pun untuk menambah perbekalan, sedangkan pendekar pengembara cenderung mengasingkan diri dalam penempaan ilmu silat dan pencarian guru sakti di tempat-tempat terpencil.
Decoder TV Kabel Bagi para pendekar ini memang hanya ada ilmu silat dalam kehidupan mereka dan bagi mereka segala sesuatu yang dikerjakan orang awam hanyalah merupakan pekerjaan tidak berguna dan membuang waktu. Bagi para pendekar ini kehidupan seperti bertani, berkebun, berdagang, menjadi pengrajin, atau menempa logam adalah pekerjaan penuh keterikatan yang membuat mereka tidak bisa ke mana-mana. Meskipun begitu adalah keliru untuk mengira bahwa semua pendekar bersikap seperti itu. Selalu disebutkan bahwa terdapat para empu yang tersembunyi di berbagai sudut kehidupan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar